Dari Mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga, Masykur Kini Pimpin IKASUKA Banten


YOGYAKARTA, BEWARABANTEN — Dua dekade lebih setelah menjadi mahasiswa Aqidah dan Filsafat, Masykur kembali ke almamaternya dengan peran berbeda. Ia kini dipercaya memimpin Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Kalijaga (IKASUKA) Banten periode 2026–2030.

Masykur resmi dikukuhkan sebagai Ketua IKASUKA Banten di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (26/9). Ia juga dipercaya menjadi bagian dari Dewan Pakar Pengurus Pusat IKASUKA.

Masykur merupakan mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat IAIN Sunan Kalijaga angkatan 1995. Pengalaman akademiknya di Yogyakarta menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan intelektualnya hingga kemudian berkiprah sebagai akademisi di Banten.

Kini, ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSPI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Bagi Masykur, keterlibatannya dalam IKASUKA bukan hanya soal hubungan alumni dengan almamater. Ia ingin pengalaman dan tradisi intelektual yang diperoleh selama menjadi mahasiswa dapat diteruskan melalui kontribusi nyata di daerah.

“Selama satu periode 2026–2030, IKASUKA Wilayah Banten diharapkan dapat lebih berkontribusi secara positif dan konstruktif terhadap pembangunan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam bidang ilmu-ilmu keislaman berbasis kearifan lokal,” tutur Masykur.

Salah satu gagasan yang ingin dikembangkan adalah mempertemukan tradisi intelektual alumni UIN Sunan Kalijaga dengan kekayaan keislaman yang berkembang di Banten.

“Yang akan kita gali adalah khazanah ulama-ulama Banten, tradisi Islam Banten, dan budaya Banten sebagai pengetahuan asli orang Banten,” ujarnya.

Menurut Masykur, gagasan tersebut dapat dijalankan melalui sejumlah bidang dalam kepengurusan IKASUKA Banten, seperti Dakwah dan Pemberdayaan Pesantren, Beasiswa dan Riset, serta Seni dan Budaya.

“Ilmu-ilmu keislaman berbasis kearifan lokal ini penting untuk dikembangkan agar kontribusi IKASUKA Banten tidak berhenti pada kegiatan alumni, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Penetapan Masykur sebagai Ketua IKASUKA Banten tertuang dalam Keputusan Presidium IKASUKA Nomor 012/SK/PP-IKASUKA/IX/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 21 September 2026.

Dalam kepengurusan tersebut, Masykur didampingi Mohamad Rohman sebagai wakil ketua, Ali Muhtarom sebagai sekretaris, Fitri Raya sebagai wakil sekretaris, Ade Fakih Kurniawan sebagai bendahara, dan Nurul Ma'rifah sebagai wakil bendahara.

Comments

Popular posts from this blog

Ketua Umum PBMA: Mathla'ul Anwar Harus Dikelola Secara Modern dan Profesional

Manarul Tekankan Kritik Mahasiswa Harus Berbasis Pengetahuan dan Alasan